Analysis of the nutritional content of chicken feather fish meatballs as an alternative additional food for toddlers with undernut nutrition
DOI:
https://doi.org/10.35335/midwifery.v12i5.1788Keywords:
Additional Food, Fish Meatballs, Nutrition, ToddlersAbstract
One of the nutritional problems that often occurs in Indonesia is malnutrition. Providing additional food is one of the nutritional supplements given as additional food or nutrients that are intended especially for malnourished toddlers. Chicken feather fish meatballs are one form of fishery product diversification that can be an alternative to providing additional food for malnourished toddlers. Based on the analysis of nutritional content, chicken feather fish meatballs have good nutritional content so that they can meet the nutritional needs required by the body, have a good impact on body health, at an affordable price and easy to obtain. Chicken feather fish meatballs have nutritional content including 13.01% protein content; 0.39% fat; 8.5% carbohydrates; 70.81% water content; and 2.9% ash content.
Downloads
References
Alamsyah, F. H., Irfan, I., & Yunita, D. (2021). Penggunaan asap cair sebagai pengawet alami bakso ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares). Teknologi Pangan: Media Informasi Dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian, 12(1), 103–109.
Alia, A. L., Harahap, D. A., & Dhilon, D. A. (2024). Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Seimbang dalam Pencegahan Stunting pada Balita Di Desa Tanjung Harapan Wilayah Kerja UPT Puskesmas Lipat Kain Tahun 2023. Evidence Midwifery Journal, 3(2), 20–28.
Ardiansyah, S., Sari, N. W., Sulistiawati, F., Kusmana, O., Mumthi’ah Al Kautsar, A., Saputra, A. W., Prisusanti, R. D., Hidayah, M. S., Meilinda, V., & Rafsanjani, T. M. (2022). Gizi dalam Kesehatan Reproduksi. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Ferdina, C. S., Raharja, K. T., Putri, N. P. V., Fauziah, N., & Pujiyani, H. (2024). Inovasi Pengolahan dan Pengemasan Ikan Bulu Ayam Berbasis Nilai Gizi untuk Penguatan Industri Rumah Tangga. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 587–597.
Fitriyani, E., Nuraenah, N., & Nofreena, A. (2017). Tepung ubi jalar sebagai bahan filler pembentuk tekstur bakso ikan. Jurnal Galung Tropika, 6(1), 19–32.
Handayani, D. I. W., & Kartikawati, D. (2015). Stiklele alternatif diversifikasi olahan lele (Clarias SP) tanpa limbah berkalsium tinggi. Serat Acitya, 4(1), 109.
Harahap, K. S., Mujiyanti, A., & Sari, L. N. (2020). Pembuatan Kecap Ikan dari Ikan Bulu Ayam (Coilia dussumieri) dengan Metode Hidrolisis Enzimatis Menggunakan Sari Nanas. Jurnal Perikanan Tropis, 7(2), 201–209.
Hidayat, H. N., & Insafitri, I. (2021). Analisa Kadar Proksimat pada Thalassia Hemprichi dan Galaxaura Rugosa di Kabupaten Bangkalan. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan Dan Perikanan, 2(4), 307–317.
Iskandar, I. (2017). Pengaruh pemberian makanan tambahan modifikasi terhadap status gizi balita. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 2(2), 120–125.
Kemenkes RI. (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia Tahun 2022. Badan Kebijakan Pembangunan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Badan Kebijakan Pembangunan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI.
Kusumawati, S., & Kom, S. (2020). Gizi Untuk Kecerdasan Otak. Alprin.
Mardihani, P. W., & Husain, F. (2021). Pengetahuan ibu tentang stunting pada anak balita di wilayah pesisir desa Sekuro kecamatan Mlonggo kabupaten Jepara.
Masnah, C., & Saputri, I. M. (2020). Faktor risiko gizi kurang pada balita di Puskesmas Paal V Kota Jambi. Riset Informasi Kesehatan, 9(2), 107–114.
Natsir, N. A. (2018). Analisis kandungan protein total ikan kakap merah dan ikan kerapu bebek. Biosel: Biology Science and Education, 7(1), 49–55.
Nuradhiani, A. (2023). Faktor Risiko Masalah Gizi Kurang pada Balita di Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Dan Sosial, 1(2), 17–25.
Nurhayani, H. S., Jayatmi, I., & Pangestu, G. K. (2024). Efektifitas Pemberian Nugget Tempe Kedelai Dan Nugget Ikan Tuna Terhadap Peningkatan Berat Badan Pada Balita Gizi Kurang Di Pmb Ny. H Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2024. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(6), 3893–3904.
Parnanto, N. H. R., & Atmaka, W. (2010). Diversifikasi dan karakterisasi citarasa bakso ikan tenggiri (scomberomus commerson) dengan penambahan asap cair tempurung kelapa. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 3(1), 1–12.
PURWANTO, A. P., ALI, A. A. L. I., & HERAWATI, N. H. (2015). Kajian mutu gizi bakso berbasis daging sapi dan jamur merang (Volvariella volvaceae). Sagu, 14(2), 1–8.
Rachman, A. B., Saleh, E. J., & Husain, D. (2022). SIFAT KIMIAWI DAN TEKSTUR BAKSO AYAM DENGAN BAHAN PENGISI DARI DEOSCOREA HISPIDA DENST. Gorontalo Journal of Equatorial Animals, 1(2).
Rahmiyati, E., Pertiwi, S., & Wiharja, H. (2021). Hubungan status gizi dengan tumbuh kembang anak usia 1-3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Pante Ceureumen, Aceh Barat. Riset Informasi Kesehatan, 10(2), 183–189.
Rumahorbo, R. M. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Tahun 2019. CHMK Health Journal, 4(2), 158–165.
Tarigan, N. N. (2020). Mutu bakso ikan kakap (Lutjanus bitaeniatus) dengan penambahan bubur rumput laut (Euchema cottoni). AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 4(2), 127–135.
Wodi, S. I., & Cahyono, E. (2022). Penerapan Diversifikasi Produk Hasil Perikanan Sebagai Upaya Meningkatkan Konsumsi Ikan Masyarakat Kampung Birahi Kecamatan Tabukan Selatan. Jurnal Ilmiah Tatengkorang, 6(1), 1–6.


