Public knowledge about smoking as a triggering factor for oral cavity cancer
DOI:
https://doi.org/10.35335/midwifery.v13i6.2221Keywords:
Oral Cavity, Risk Factors, SmokeAbstract
Smoking habits in Indonesia are still very high. Approximately 80-90% of oral cancers are caused by smoking, cigars, pipes, and chewing gum. Ignorance of the negative impacts of smoking is considered to be the root of this contradictory situation. The purpose of this study was to determine how the knowledge of rural communities about smoking as a cause of oral cancer has changed. This study aimed to determine how the knowledge of rural communities about smoking as a triggering factor for oral cancer. This study was descriptive and observational with a cross-sectional design. Respondents totaling 171 residents of Margaluyu Village, Pangalengan District, Bandung Regency were selected based on inclusion and exclusion criteria. Data were collected using questionnaires completed during the study and processed using SPSS. The study showed that the majority of residents had low knowledge about smoking as a triggering factor for oral cancer. This can be seen from 92.4% of respondents having a score below 55%, 6.4% of respondents having a sufficient score of 56% - 74%, and 1.2% of respondents having a score above 75%. This study concludes that in Margaluyu Village, Pangalengan District, Bandung Regency, public knowledge about cigarettes as a cause of oral cancer is generally still low.
Downloads
References
Adiba, N. T., & Arsanti, M. (2023). Perilaku Merokok dalam Pandangan Islam: Smoking Behavior In Islamic Perspective. Jurnal Teras Kesehatan, 6(1), 29–38.
Amtha, R., Komariah, K., Priandini, D., Roeslan, M. O., Kelsi, F., Landy, R., Agustini, D., & Ardiana, I. G. S. (2022). Pelatihan deteksi dini kanker mulut dengan SAMURI pada komunitas penyintas kanker Love and Healthy Tangerang. ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(1), 10–21.
Ardhiansyah, A. O. (2023). KANKER RONGGA MULUT DAN KELENJAR LIUR-Dari Teori Preklinik Hingga Aplikasi Klinik Edisi 2. Airlangga University Press.
Cindy Vania Kristanto, S. K. G., & Stephanie Lowis Putri, S. K. G. (2025). Identifikasi dan Modifikasi Faktor Risiko Karies dan Penyakit Periodontal. Uwais Inspirasi Indonesia.
Dohude, G. A., & Audria, C. (2022). Tingkat pengetahuan mahasiswa kedokteran gigi tentang faktor risiko karsinoma sel skuamosa rongga mulut Knowledge level of oral squamous cell carcinoma risk factors Among dental students. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, 34(2), 93–99.
Fadillah, G. A., & Haryani, N. (2022). Perilaku dan Pengetahuan Perokok Tentang Dampak Merokok Bagi Kesehatan Gigi dan Mulut Di Komplek Kota Raya Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Journal of Dental Therapist, 1(2), 37–41.
Febriani, Y. (2022). Bab 3 Penyakit Pernapasan. Patologi Untuk Fisioterapi, 24.
Hermawati, A. H., Pratiwi, C. D., ST, S., & Lathifah, Q. A. (2023). Nikotin, Tembakau, Dan Rokok. Penerbit Andi.
Lestari, N. F. (2025). Hubungan frekuensi merokok dengan status kebersihan gigi dan mulut pada remaja laki-laki usia 15-24 tahun di Kampung Sukamanah Kabupaten Tasikmalaya. Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.
Listyorini, P. I. (2023). Perilaku merokok masyarakat Indonesia berdasarkan global adult tobacco survey tahun 2021. Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional, 417–425.
Nia, P., Nasriyanto, E. N., & Winarni, L. M. (2022). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Tentang Dampak Merokok Bagi Kesehatan Dengan Motivasi Berhenti Merokok Di Sekolah Menengah Pertama SMPN 1 Sindang Jaya. Nusantara Hasana Journal, 2(6), 10–15.
Nurlina, N. (2024). . Perilaku Merokok Masyarakat Dan Dampak Sosialnya Terhadap Remaja Di Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang. IAIN Parepare.
Oktalevia, A., & Purnamasari, R. (2025). MENGGALI MANFAAT EKSTRAK BERBAGAI TANAMAN UNTUK KESEHATAN GIGI DAN MULUT. CV. Gita Lentera.
Permasutha, M. B. (2021). Tinjauan atas kanker rongga mulut. Cermin Dunia Kedokteran, 48(3), 133–137.
Pramesti, I. G. A. R., Rahardjo, A., & Badruddin, I. A. (2024). Risk Factors for Dental and Oral Disease Abnormalities in Productive Age in Indonesia. Interdental Jurnal Kedokteran Gigi (IJKG), 20(3), 376–387.
Prayoga, D. P. A. (n.d.). Permasalahan Gigi Yang Dialami Oleh Para Perokok Aktif.
Purba, O. A., & Banjarnahor, S. (2025). HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN DALAM MENJALANKAN KEMOTERAPI PADA PASIEN KANKER KOLOREKTAL DI RUANGAN GB3A MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL. JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH, 3(6), 502–510.
Puspasari, E. (2024). Pengaruh Pemberian Asap Rokok Putih, Rokok Kretek Filter Dan Rokok Kretek Terhadap Gambaran Histopatologik Paru Tikus Putih (Rattus norvegicus). Universitas Airlangga.
Rahayuwati, L., Rizal, I. A., Pahria, T., Lukman, M., & Juniarti, N. (2020). Pendidikan kesehatan tentang pencegahan penyakit kanker dan menjaga kualitas kesehatan. Media Karya Kesehatan, 3(1).
Ridzuan, N. Z. B. (2009). Kanker Rongga Mulut Disebabkan oleh Kebiasaan Menyirih (Laporan Kasus). Sekripsi. Fakultas Kedokteran Gigi. Universitas Sumatra Utara, Medan.
Salsabila, N. N., Indraswari, N., & Sujatmiko, B. (2022). Gambaran Kebiasaan Merokok Di Indonesia Berdasarkan Indonesia Family Life Survey 5 (Ifls 5). Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 7(1), 2.
Santi, S., & Karliana, I. (2024). upaya guru pendidikan agama islam dan orang tua dalam mencegah kebiasaan merokok siswa di lingkungan sekolah (studi kasus kelas X SMAN Muara Lakitan). Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup.
So’o, R. W., Ratu, K., Folamauk, C. L. H., & Amat, A. L. S. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan masyarakat di kota kupang mengenai covid-19. Cendana Medical Journal, 10(1), 76–87.
Suri, M., Putri, V. S., & Lastari, T. H. (2023). Hubungan Pengetahuan tentang Bahaya Merokok dengan Perilaku Merokok pada Remaja Putra di SMPN 06 Kota Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 12(1), 139–148.
Tiatanti, T. E. (2023). Gambaran Kondisi Sel Epitel Mukosa Rongga Mulut Pada Remaja Perokok Di Desa Katemas Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang. ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang.


