Analgesic effectiveness test of kitolod leaf ethanol extract (isotoma longiflora l.) against male white mice (mus musculus)
DOI:
https://doi.org/10.35335/midwifery.v13i6.2227Keywords:
Analgesic Activity, Isotoma Longiflora, Kitolod Leaf Extract, Mus Musculus, Tail Flick MethodAbstract
This study aims to evaluate the analgesic effectiveness of ethanol extract of Kitolod leaves (Isotoma longiflora L.) in male white mice (Mus musculus). Kitolod leaves are traditionally used as herbal remedies for pain, yet scientific evidence regarding their analgesic potential remains limited. This true experimental research employed a pre- and post-test with control group design, involving five groups: negative control (Na-CMC 1%), positive control (diclofenac sodium 50 mg), and three treatment groups administered Kitolod leaf extract at doses of 56 mg/kgBW, 112 mg/kgBW, and 224 mg/kgBW. Extract preparation was carried out using maceration with 96% ethanol, followed by phytochemical screening which confirmed the presence of flavonoids, alkaloids, tannins, and steroids. Analgesic activity was assessed using the tail flick method by measuring latency response to thermal stimuli at intervals of 30, 60, 90, 120, 150, and 180 minutes post-treatment. The results showed that Kitolod leaf extract increased pain response latency, with the 112 mg/kgBW and 224 mg/kgBW doses demonstrating the strongest analgesic effects comparable to diclofenac sodium. Statistical analysis using independent sample t-test and one-way ANOVA indicated significant differences (p < 0.05) between treatment and control groups. These findings suggest that Kitolod leaf ethanol extract possesses promising analgesic properties and may serve as a potential natural alternative for pain management.Downloads
References
Anggyadinata, F., Wulandari, R., & Hartono, B. (2020). Aktivitas analgesik ekstrak tanaman herbal menggunakan metode tail flick pada mencit. Jurnal Farmasi Indonesia, 15(2), 85–92.
Bahrudin, A. (2018). Mekanisme nyeri dan penatalaksanaan farmakologis pada nyeri akut. Jurnal Kesehatan Nasional, 12(1), 33–42.
Dewantoro, M. R., Lestari, D. A., & Kurniawati, S. (2020). Kandungan fitokimia dan aktivitas biologis tanaman obat lokal Indonesia. Jurnal Penelitian Kesehatan, 8(1), 44–52.
Fazil, M. R., Fadhilah, S., & Choirunisa, D. (2017). Aktivitas antibakteri ekstrak daun kitolod terhadap Streptococcus mutans. Jurnal Biomedik Indonesia, 5(1), 22–29.
Gusti Ayu Rai Saputri, G. A. R., Hermawan, D., & Sholeh, S. (2023). Kajian ilmiah multidisiplin dalam sains, perdagangan, seni, manajemen, dan teknologi. Jurnal Internasional Penelitian Sains, Perdagangan, Seni, Manajemen Dan Teknologi, 7(3), 410–421.
Handayani, P. A. (2022). Uji toksisitas akut dan subakut ekstrak etanol tanaman obat terhadap parameter biokimia hewan coba. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 10(3), 115–124.
Hasanah, U., Rusny, & Masri, M. (2015). Analisis pertumbuhan mencit (Mus musculus L.) ICR dari hasil perkawinan inbreeding dengan pemberian pakan AD1 dan AD2 BT - Prosiding Seminar Nasional Mikrobiologi Kesehatan dan Lingkungan. 140–145.
Husada, S. R., Perkasa, R., & Alfina, D. (2019). Efek samping NSAID dalam penggunaan jangka panjang pada sistem gastrointestinal. Jurnal Medik Nusantara, 3(2), 44–51.
Kartika, A. A., Siregar, H. C. H., & Fuah, A. M. (2013). Strategi pengembangan peternakan tikus (Rattus norvegicus) dan mencit (Mus musculus) di Fakultas Peternakan IPB. Jurnal Ilmu Produksi Dan Teknologi Hasil Peternakan, 1(3), 147–154.
Keswara, Y. D., Handayani, S. R., & Sutoyo, J. L. (2019). Uji aktivitas analgetik ekstrak etanol daun inggu (Ruta angustifolia [L.] Pers.) pada tikus putih jantan. Jurnal Farmasi Dan Kesehatan, 1(1), 4–7.
Lara, A. D., Elisma, & Sani K, F. (2021). Uji aktivitas analgesik infusa daun jeruju (Acanthus ilicifolius L.) pada mencit putih jantan (Mus musculus). Indonesian Journal of Pharma Science, 3(2), 71–80.
Lestari, N., & Wuryandari, S. (2020). Pemanfaatan daun kitolod dalam pengobatan tradisional masyarakat Indonesia. Jurnal Biologi Tropis, 18(2), 123–130.
Liana, Y. (2017). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keluarga dalam penggunaan obat tradisional sebagai swamedikasi di Desa Tuguharum Kecamatan Madang Raya. JKK: Jurnal Kesehatan Komunitas, 4(3), 121–128.
Lina, N. A., & Rahmawaty, P. (2022). Aktivitas analgesik senyawa alkaloid pada pengobatan herbal: Tinjauan mekanistik. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 20(1), 30–41.
Mahardika, Y. P., & Wartini, N. K. (2021). Peran flavonoid sebagai analgesik alami melalui jalur prostaglandin dan antioksidan. Jurnal Farmasi Sains Dan Terapan, 9(2), 78–89.
Maulana, F., Hardia, L., & Budiyanto, A. B. (2024). Analgesic Effectiveness of ant Nest Ethanol Extract (Myrmecodia Pendens) on white Mice (Mus Musculus). International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS), 6(4), 1093-1098.
Mercya, S., Oktaviani, P. A., & Samodra, D. (2017). Efektivitas natrium diklofenak sebagai analgesik dan antiinflamasi pada model nyeri eksperimental. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia, 6(4), 250–259.
Mukhtarini. (2014). Ekstraksi, pemisahan senyawa, dan identifikasi senyawa aktif. Jurnal Kesehatan, 7(2), 361.
Mutiarahmi, C. N., Hartady, T., & Lesmana, R. (2021). Penggunaan tikus sebagai hewan percobaan di laboratorium yang mengacu pada prinsip kesejahteraan hewan: Tinjauan pustaka. Medicus Veterinus Indonesia, 10(1), 134–145.
Permana, A. R., Rahmadhani, M., & Suryani, E. (2022). Analisis fitokimia dan aktivitas antiinflamasi ekstrak tanaman herbal Indonesia. Jurnal Fitokimia Nusantara, 4(1), 10–21.
Pratiwi, A. R. (2020). Peran tanin dan senyawa fenolik dalam aktivitas antiinflamasi tanaman obat. Jurnal Sains Biologi, 7(3), 145–153.
Rotundo, L., & Pyrsopoulos, N. (2020). Liver injury induced by paracetamol and the challenges associated with intentional and unintentional use. World Journal of Hepatology, 12(4), 125–136. https://doi.org/10.4254/wjh.v12.i4.125
Safitri, N. A., Gunawan, A., & Prasetyo, J. (2022). Evaluasi aktivitas analgesik ekstrak herbal menggunakan metode tail flick dan hot plate. Jurnal Farmakologi Terapan, 4(2), 60–70.
Sakinah, W. P. (2019). Dampak nyeri terhadap sistem fisiologis dan psikologis pasien: Kajian literatur. Jurnal Keperawatan Medis, 5(1), 17–25.
Suardi, H. (2021). Uji aktivitas analgesik ekstrak etanol kulit buah nangka muda (Artocarpus heterophyllus Lam.) pada mencit jantan (Mus musculus) yang diinduksi asam asetat. Jurnal Farmasi Tinctura, 2(2), 45–53.
Whinetta, G. I., & Kristiani, M. (2021). Identifikasi kandungan senyawa aktif dan potensi farmakologi tanaman kitolod (Isotoma longiflora). Jurnal Penelitian Bahan Alam Indonesia, 5(2), 56–65.
Yusuf, M. F., Leman, R., & Widyawati, L. (2022). Pengaruh faktor lingkungan terhadap respons nyeri pada hewan uji laboratorium. Jurnal Biologi Eksperimental Indonesia, 4(1), 25–35.


