The effect of ramadan fasting in maintaining blood sugar and cholesterol stability in diabetes mellitus patients 2
DOI:
https://doi.org/10.35335/midwifery.v13i6.2261Keywords:
Blood Sugar, Cholesterol, Diabetes Melitus 2, Maintaining, Ramadhan FastingAbstract
Introduction: Fasting is a practice of abstaining from food and drink for 11–18 hours each day over a full month and is known to have benefits in controlling blood glucose and cholesterol levels. Type 2 diabetes mellitus (T2DM) is characterized by hyperglycemia and metabolic disorders that may increase the risk of complications, including those related to hypercholesterolemia. Ramadan fasting has the potential to provide positive effects on metabolic control in patients with T2DM. Objective: This study aimed to determine the effect of Ramadan fasting on random blood glucose (RBG), fasting blood glucose (FBG), and cholesterol levels in patients with T2DM in Jompo Kulon Village. Methods: This study employed a quasi-experimental design with a Pretest–Posttest Control Group. Samples were obtained using a purposive sampling technique and consisted of patients with T2DM in Jompo Kulon Village. Result: The study was conducted during the month of Ramadan in 2025. Data analysis was performed using the Paired T-Test and Mann–Whitney Test. The results showed a decrease in RBG, FBG, and cholesterol levels in the fasting group compared to the control group, with a p-value > 0.001. Conclusion: It can be concluded that Ramadan fasting can reduce RBG, FBG, and cholesterol levels in patients with T2DM compared to those who do not fast.
Downloads
References
ADA (American Diabetes Association). (2008). Diabetes Management Guidlines, www.ndei.org/ADA
Arania, R., Triwahyuni, T., Prasetya, T., & Cahyani, S. D. (2021). Hubungan antara pekerjaan dan aktivitas fisik dengan kejadian diabetes mellitus di Klinik Mardi Waluyo Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Medika Malahayati, 5(3), 163-169.
Alfin, R., Busjra, B., & Azzam, R. (2019). Pengaruh puasa ramadhan terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus Tipe II. Journal of Telenursing (JOTING), 1(1), 191-204.
Banyumas, D. K. (2022). Profil Kesehatan Kabupaten Banyumas Tahun 2021. Banyumas: Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas.
Bener, A and Yousafzai, M.T., (2014). Effect of Ramadan Fasting on Diabetes Mellitus: a Population-Based Study in Qatar. Journal of The Egyptian Public Health Association,48 (2): 47-52. https://journals.lww.com/ephaj/Fulltext/ 2014/08000
Black, J. M., & Hawks, J. H. (2014). Keperawatan medikal bedah: Manajemen klinis untuk hasil yang diharapkan (Edisi 8). Elsevier Indonesia.
Dalimartha, S., Adrian, F. (2012). Makanan herbal untuk penderita diabetes melitus.Jakarta: Penebat Swadaya
Dewi, R. P. (2013). Faktor risiko perilaku yang berhubungan dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di RSUD Kabupaten Karanganyar. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, 2(1), 18824.
Dwipayanti, P. I. (2017). Hubungan Pengetahuan Tentang Diet Diabetes Mellitus dengan Kepatuhan Pelaksanaan Diet Pada Penderita Diabetes Mellitus. Jurnal Keperawatan & Kebidanan, 11(2), 36-42.
Fatmaningrum, F. (2017). Pengaruh Puasa Sunnah Senin Kamis terhadap Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Bantul, Jurnal Universitas Aisyiyah Yogyakarta, 1-9, http://digilib.unisayogya.ac.id/2531/1/ http://digilib.unisayogya.ac.id/2531/1/naskah publikasi
Gustaviani, R. (2006). Diagnosis dan Klasifikasi Diabetes Mellitus. Dalam: Aru W, dkk, 2006. Ilmu Penyakit Dalam Jilid III Edisi IV. Jakarta: Penerbit FK UI
Gnanou, J. V., Caszo, B. A., Khalil, K. M., Abdullah, S. L., Knight, V. F., & Bidin, M. Z. (2015). Effects of Ramadan fasting on glucose homeostasis and adiponectin levels in healthy adult males. Journal of Diabetes & Metabolic Disorders, 14(1), 55. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4494190
Herawati, Aden. (2025, Juni 12). Diabetes Melonjak Secara Global dan Nasional: Ancaman Kesehatan Masyarakat yang Kian Nyata, Indonesia Termasuk Lima Besar Dunia. https://dnid.co.id/news/2025/06/12/diabetes-melonjak-secara-global-dan-nasional-ancaman-kesehatan-masyarakat-yang-kian-nyata-indonesia-termasuk-lima-besar-dunia/?utm_source=chatgpt.com
Jaelani, M., Larasati, M. D., Muninggar, D. L. P., & Rosidi, A. (2024). Edukasi Diet Diabetes Puasa untuk Mengendalikan Gula Darah Saat Menjalankan Puasa Ramadhan. JURNAL RISET GIZI, 12(1), 41-46.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2016; http://www.kemkes.go.id
Martasari, N. P. J., Putri, D. W. B., Rudiartha, I. G. L. M., & Setiawan, P. Y. B. (2023). Perbaikan Profil Lipid pada Masyarakat Muslim Hiperlipidemia dengan Puasa Ramadhan di Denpasar Selatan. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, 3(3).
Nasution, F., Andilala, A., & Siregar, A. A. (2021). Faktor risiko kejadian diabetes mellitus. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 94-102.
Nilawati et.al. (2010). Care your self: Kolesterol. Jakarta: Penebar Plus
Nugroho, P. S., & Sari, Y. (2019). Hubungan tingkat pendidikan dan usia dengan kejadian hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Palaran. Jurnal Dunia Kesmas, 8(4), 233-238.
PERKENI. (2011). Pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia. Pb. Perkeni, 6.
Putri, D. W. B., Madeira, A. M. F. S., Hita, I. P. G. A. P., & Bakta, I. M. (2024). Pengaruh puasa ramadhan terhadap kadar gula darah masyarakat diabetes mellitus tipe 2 di Denpasar Selatan. Pharmasipha: Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy, 8(1), 84-92.
Rosita, R., Kusumaningtiar, DA, Irfandi, A., & Ayu, IM (2022). Hubungan Antara Jenis Kelamin, Umur, Dan Aktivitas Fisik Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Lansia Di Puskesmas Balaraja Kabupaten Tangerang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10 (3), 364-371.
Rusnoto, R. (2021). Pengaruh Progressive Muscle Relaxation Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Puskesmas Keling 1 Kabupaten Jepara. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 12(2), 411-417.
Sangadji, F., Febriana, N., Kep, M., Kep, S., Saragih, N. P., Geglorian, N. T. R., ... & Kep, M. (2024). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah I. Mahakarya Citra Utama Group.
Sanita, I. R. (2025). MENSTABILKAN KADAR GULA DARAH DENGAN MENJAGA POLA MAKAN DAN RUTIN MENGKONSUMSI OBAT PADA PASIEN DM TIPE 2 (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Magelang).
Soegondo, S. (2013). Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terpadu sebagai Panduan Penatalaksanaan Diabetes Melitus bagi Dokter maupun Edukator. Jakarta: Balai Penerbit FKUI
Soleha, M. (2012). Kadar kolesterol tinggi dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kadar kolesterol darah. Jurnal Biotek Medisiana Indonesia, 1(2), 85-92.
Suiraoka. (2012). Penyakit Degeneratif. Yogyakarta: Nuhamedika
Waluya, N. A., & Hariyati, T. S. (2011). Hubungan Kepatuhan Pasien Dengan Kejadian Ulkus Diabetik Dalam Konteks Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Hasan Sadikin Bandung (Tesis, tidak dipublikasikan). Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Jakarta.
Zuzeta, T., Pudiarifanti, N., & Sayuti, N. (2022). Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Journal Pharmacopoeia, 1(2), 131-142


