Compliance Profile of Pulmonary Tuberculosis Patient Treatment Stage in Consuming Anti Tuberculosis Drugs (ATD) at Lubuk Buaya Health Center Padang
DOI:
https://doi.org/10.35335/midwifery.v10i4.706Keywords:
Profile, Stage of Treatment, TB, Compliance To Consuming, ATDAbstract
A well-prepared abstract enables the reader to identify the basic Tuberculosis (TB) is a disease caused by the microorganism Mycobacterium tuberculosis. According to the World Health Organization (WHO), the prevalence global of TB in 2018 was around 10 million people infected and caused 1.5 million deaths. Eradication TB, it is necessary to be aware of the patient himself because adherence to taking ATD is a key factor in the success of the treatment. The purpose of this study was to determine the compliance profile of pulmonary TB patients in consuming Anti-TB Drugs (ATD) at Lubuk Buaya Health Center, Padang City in 2019-2020. Type of research is descriptive research with cross-sectional study method and total sampling. Univariate data analysis is presented by distribution freququency. Data processing using the computerized SPSS program. The results of research showed 117 patients who met the inclusion and exclusion criteria. The most of patient is 26-45 years old, namely 51 people (43,6%). The Most of gender is male, namely 65 people (55,6%). The most job of patient is entreprenur, namely 35 people (29,9%). The most of education category is a middle category, namely 69 people (59,0%). The most of treatment stage is continuation stage, namely 99 people (84,6%). The most of ATD category is the first category , namely 100 people (85,5%), and the most patient to complied to taking ATD, namely 99 people (84,6%). This research was concluded that age 26-45 years old, gender is male, job is entreprenur, education is a middle category, stage of treatment is continuation category, the first category of ATD, patient to complied to taking ATD is the dominant profile pulmunary TB patient at Lubuk Buaya health center in 2019-2020.
Downloads
References
Absor, S., Nurida, A., Levani, Y., & Nerly, W. S. (2020). Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Kepatuhan Berobat Penderita Tb Paru Di Wilayah Kabupaten Lamongan Pada Januari 2016–Desember 2018. Medica Arteriana (Med-Art), 2(2), 80-87.
Debora, Y. (2020). Karakteristik Penderita Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Sentosa Baru Kecamatan Medan Perjuangan Kota Medan Tahun 2017-2018.
Dhiyantari, R., Trasia, R. F., Indriyani, K. D., & Aryani, P. (2014). Gambaran Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Tuberculosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bebandem Karangasem. E-Jurnal Medika Udayana.
Dotulong, J., Sapulete, M. R., & Kandou, G. D. (2015). Hubungan faktor risiko umur, jenis kelamin dan kepadatan hunian dengan kejadian penyakit TB Paru di Desa Wori Kecamatan Wori. Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik, 3(2).
Fitria, E., Ramadhan, R., & Rosdiana, R. (2017). Karakteristik Penderita Tuberkulosis Paru di Puskesmas Rujukan Mikroskopis Kabupaten Aceh Besar. Sel Jurnal Penelitian Kesehatan, 4(1), 13-20.
Hadifah, Z., Manik, U. A., Zulhaida, A., & Wilya, V. (2017). Profil Penderita Tuberkulosis Paru di Tiga Puskesmas Wilayah Kerja Kabupaten Pidie Propinsi Aceh. SEL Jurnal Penelitian Kesehatan, 4(1), 31-44.
Ismail, A., Handayany, G. N., & Bakri, M. (2016). Evaluasi Penggunaan Obat Antituberkulosis (OAT) Pada Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar. Jurnal farmasi UIN Alauddin Makassar, 4(4), 194-206.
Kemenkes, R. I. (2013). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Laily, D. W., Rombot, D., & Lampus, B. (2015). Karakteristik pasien tuberkulosis paru di puskesmas tuminting manado. Jurnal Kedokteran Komunitas Dan Tropik, 3(1).
Latifah, I., Al Masyani, Y. Q., & Fauziah, P. N. (2021). Gambaran Mikroskopis Mycobacterium tuberculosis pada Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Kota Kaler Sumedang. Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan, 7(1), 45-51.
Nuraini, F., Susilaningsih, E. Z., Kp, S., & Kep, M. (2017). Gambaran Profil Penderita Tuberkulosis Paru Di Rsup Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Nurhaini, R., Hidayati, N., & Oktavia, W. N. (2019). Gambaran Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberculosis di Balai Kesehatan Masyarakat (BALKESMAS) Wilayah Klaten. Proceeding of The URECOL, 788-795.
Mulyadi, S. R., & Dermawan, I. (2011). Profil Penderita Tuberkulosis Paru di Pesisir Pantai Aceh Barat Daya (Kajian di Puskesmas Blangpidie). J Respir Indones, 31, 105-8.
Mursudarinah, M., & Sari, D. N. I. (2019). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Fase Pengobatan Tuberkulosis Paru Dengan Status Gizi Penderita Tuberkulosis Paru di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta. SMIKNAS, 248-257.
Oktafiyana, F., Nurhayati, N., & Almurhan, A. (2017). Hubungan lingkungan kerja penderita tb paru terhadap kejadian penyakit tb paru. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 12(1), 52-57.
Pasek, M. S. (2013). Hubungan persepsi dan tingkat pengetahuan penderita TB dengan kepatuhan pengobatan di kecamatan buleleng. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 2(1).
Puspitasari, P. (2014). Profil Pasien Tuberkulosis Paru di Poliklinik Paru RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado. e-CliniC, 2(1).
Putra, O. N., Hidayatullah, A. Y., Aida, N., & Hidayat, F. (2022). Evaluasi Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis Paru Menggunakan Instrumen Short Form-36. Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 13(1), 1-13.
Ramadhan, N., Hadifah, Z., Yasir, Y., Manik, U. A., Marissa, N., Nur, A., & Yulidar, Y. (2021). Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paru pada Penderita TB di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 31(1).
Refdanita, R., & Kusumawaty, D. (2019). Profil Keberhasilan Terapi Pasien TB Paru BTA Positif di Puskesmas Kelurahan Cilangkap Kota Depok Periode Januari 2013–Desember 2014. SAINSTECH FARMA, 12(1), 1-7.
Safii, S., Putri, S. T., & Suparto, T. A. (2018). Gambaran Kepatuhan Pasien Tuberkulosis Paru Terhadap Regimen Terapeutik Di Puskesmas Padasuka. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 1(2), 98-104.
Sikumbang, R. H., Eyanoer, P. C., & Siregar, N. P. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Tb Paru Pada Usia Produktif Di Wilayah Kerja Puskesma Tegal Sari Kecamatan Medan Denai. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 21(1), 32-43.
Sugito, S. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tuberculosis Pada Masyarakat Terhadap Kesadaran Deteksi Dini Penyakit Tuberculosis. The Shine Cahaya Dunia D-III KeperawataN, 7(01).
Tukatman, T., Yulianti, S., & Baeda, A. G. (2021). Tingkat Pengetahuan Pasien Tb Paru Berhubungan Dengan Pelaksanaan Strategi DOTS. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 1(1), 16-24.
Qiyaam, N., Furqani, N., & Hartanti, D. J. (2020). Evaluasi Penggunaan Obat Antituberkulosis (OAT) Pada Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Kediri Lombok Barat Tahun 2018. Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian, 1(1), 1-7.
YUNI, I. D. A. M. A. (2016). Hubungan Antara Pengetahuan Tentang Mdr TB dengan Kepatuhan Pengobatan Pada Pasien Tuberkulosis (Studi di Puskesmas Perak Timur Surabaya) (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).


