The Differences Effect Of Corn Hair Tea And Rajuke Tea On The Production Of Breast Milk In The Working Area Of Puskesmas Kota Selatan , Puskesma Kota Utara And Puskesmas Sipatana In Gorontalo City

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Nurnaningsih Ali Abdul
Nancy Olii

Abstract

In 2018 in Gorontalo Province there were three health centers with the lowest breastfeeding coverage, Sipatana Public Health Center (33.9%), Kota Utara (23.8%), and Kota Selatan (16.6%). The results showed that the antioxidant content in the form of alkaloids and sterols can increase the production of breastmilk. This substance is contained in the combination tea of ​​Corn Hair and Moringa leaves (Rajuke). This study aimed to analyze the different effect of corn hair tea and Rajuke tea on breastmilk production in postpartum mothers.This research was pre-experimental with a control group pretest-posttest design which was carried out from August to November 2020 with number of sample were 60 postpartum motehrs. Respondents were divided into 2 groups, each group was given tea for 7 consecutive days and a breast pump. Data analysis used univariate and bivariate analysis using paired t-test. The results showed that Rajuke tea was more able to increase breastmilk production comparing to Corn Hair tea (0.86). The midwives are expected to provide promotion and education about foodstuffs that can increase breastmilk production by utilizing local ingredients.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Abdul, N. A. and Olii, N. (2021) “The Differences Effect Of Corn Hair Tea And Rajuke Tea On The Production Of Breast Milk In The Working Area Of Puskesmas Kota Selatan , Puskesma Kota Utara And Puskesmas Sipatana In Gorontalo City”, Science Midwifery, 10(1, October), pp. 210-216. Available at: https://midwifery.iocspublisher.org/index.php/midwifery/article/view/187 (Accessed: 15October2021).

References

Alegantina, S., Isnawati, A., & Widowati, L. (2013). Kualitas Ekstrak Etanol 70% Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk ) dalam Ramuan Penambah ASI. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 3(1), 1–8.
Astutik, Reni Yuli. (2014). Payudara dan Laktasi. Jakarta: Salemba Medika.
Bahiyatun. (2009). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Nifas Normal (M. Ester, Ed.).Jakarta: EGC.
Dewi, A. B. F., & et all. (2013). Ilmu Gizi untuk Praktisi Kesehatan.Yogyakarta: Graha Ilmu.
Dewi, A. D. C. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelancaran Produksi ASI. Jurnal' Aisyiyah Medika, 4(1), 22-34.
Dikes Kota Gorontalo. (2018). Bayi Baru Lahir Mendapat IMD dan Pemberian ASI Ekslusif pada Bayi < 6 Bulan Menurut Kecamatan dan Puskesmas Kota Gorontalo Tahun 2018. Gorontalo.
Dikes Provinsi Gorontalo. (2018). Data ASI Ekslusif Tahun 2018. Gorontalo.
Garnida, Y., Suliasih, N., & Ismaya, P. L. (2018). Pengaruh Suhu Pengeringan dan Jenis Jagung terhadap Karakteristik Teh Herbal Rambut Jagung (Corn Silk Tea). Pasundan Food Technology Journal, 5(1), 63–71.
Iriany, N. R., Yasin, M. H. G., & Takdir, a. M. (2009). Asal, Sejarah, Evolusi, dan Taksonomi Tanaman Jagung. Jagung: Teknik Produksi Dan Pengembangan, 1–15.
Jannah, A., Rachmawaty, D. U., & Maunatin, A. (2018). Uji Aktivitas Antibakteri Rambut Jagung Manis (Zea mays ssaccarata Strurt) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Alchemy, 5(4), 132–137.
Johan, H., Anggraini, R.D., & Noorbaya, S. (2019). Potensi Minuman Daun Kelor terhadap Peningkatan Produksi Air Susu Ibu (ASI) pada Ibu Postpartum. Sebatik, 23(1), 192-194.
Kamariyah, Nurul. (2014). Kondisi Psikologi Mempengaruhi Produksi ASI Ibu Menyusui di BPS Aski Pakis Sido Kumpul Surabaya. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 7(12), 29-36.
Kemenkes RI. (2018). Proporsi Pola Pemberian Asi pada Bayi Umur 0-5 Bulan dalam RISKESDAS 2018.
Kurniati, T., & Fadhilah, R. (2017). Pemanfaatan Limbah Rambut Jagung ( Zea Mays L.) Sebagai Minuman Herbal Di Desa Nanga Taman Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau. 14(1), 8
Monika, F. B. (2014). Buku Pintar ASI dan Menyusui (K. Sulistiyani, Ed.). Jakarta: Mizan Digital Publishing.
Notoadmodjo, Soekidjo. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Pitriani, R., & Andriyani, R. (2014). Panduan Lengkap Asuhan Kebidanan Ibu Nifas Normal (ASKEB III) (1st ed.). Yogyakarta: Deepublish.
Putri, F. K. (2016). Aktivitas Antioksidan dan Kualitas Teh Kombinasi Rambut Jagung dan Daun Kelor dengan Variasi Suhu Pengeringan. Muhammadiyah Surakarta.
Rahmanisa, S., & Aulianova, T. (2016). Efektivitas Ekstraksi Alkaloid dan Sterol Daun Katuk (Sauropus androgynus) terhadap Produksi ASI. Majority, 5(1), 117–121.
Rayhana, & Sufriani. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi ASI dengan Kecukupan ASI. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, 3(2), 1 - 11.
Risneni. (2015). Hubungan Teknik Menyusui dengan Terjadinya Lecet Putting Susu pada Ibu Nifas. Jurnal Keperawatan, 2(11), 158 - 163.
Rukmana, R., & Yudirachman, H. (2016). Budidaya Sayuran Lokal (I. Kurniawan, Ed.). Bandung: Penerbit Nuansa Cendekia.
Setiadi. (2013). Konsep dan Praktik Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Setyowati, Anis. (2018). Hubungan Inisiasi Menyusui Dini dengan Produksi ASI selama 6 Bulan Pertama. JMK Yayasan Rs. Dr. Soetomo, 1(4), 30 - 37.
Sugiyono. (2013). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta
Suwahyono, U. (2008). Khasiat Ajaib si Pohon Gaib: Mengupas Rahasia Tersembunyi Pohon Kelor (1st ed.; F. S. Suyantoro, Ed.). Yogyakarta: ANDI.
Tauriska, Tri Aprillia, & Faridah Umamah. (2015). Hubungan antara Isapan Bayi dengan Produksi ASI pada Ibu Menyusui di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya. Universitas Nahdatul Ulama Surabaya.
WHO. (2015). Cakupan Pemberian ASI Ekslusif di Negara Berkembang.
Wulandari, Fitria Ika, & Iriana, Natalia Riski. (2013). Karakteristik Ibu Menyusui yang Tidak Memberikan ASI Ekslusif di UPT Puskesmas Banyudono I Kabupaten Boyolali. Infokes, 3(2), 25 - 32.
Zakaria, Hadju, V., As’ad, S., & Bahar, B. (2016). Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor terhadap Kuantitas dan Kualitas Air Susu Ibu (Asi) pada Ibu Menyusui Bayi 0-6 Bulan. MKMI, 12(3), 161–169